Saat ini mungkin pertanyaan ini telah banyak yang mengetahui jawabannya. Karena pribadi yang berlaku baik tidak mungkin tidak di doakan baik oleh orang lain. Namun apakah ada orang yang telah berlaku tidak baik tetapi tetap mendapatkan doa baik ? Pertanyaan ini mengingatkan kita pada kedua orang tua kita. Mereka selalu berdoa bagi kebaikan anak-anaknya bagaimanapun keadaaannya. Lantas, bagaimana dengan orang tua yang sudah tiada ? Apakah masih tersisa orang-orang terkasih yang mau mendoakan kita?
Kalau kita bicara masalah waktu yang ada di depan, yakni nanti - maka akan kah kita yang pada akhirnya hanya meninggalkan nama, akan di kirimkan doa-doa dari orang-orang yang masih menyayangi ? Maka, sebabkan lah hal-hal baik, dan Anda akan dibahagiakan dengan akibat-akibat baik. Kita tidak hanya mengandalkan diri sendiri agar permintaan kita terkabulkan. Karena di sadari atau tidak - orang-orang terkasih yang masih menyayangi kita itu mengambil bagian penting dari terkabulnya permintaan yang tidak kita minta. Seperti halnya masalah-masalah yang kita hadapi, kita akan sangat berterima kasih kepada mereka yang membantu menyelesaikan masalah kita. Maka, Bangunlah reputasi sebagai bagian dari keuntungan orang lain, bukan bagian dari biaya mereka.
Bahwa kita memiliki dua paruh kekuatan; yang pertama adalah kekuatan dari dalam diri kita sendiri, dan yang kedua adalah kekuatan yang berasal dari bantuan dari luar diri kita. (Mengundang campur tangan Tuhan) Tetapi, ada orang yang permintaannya tidak baik yaitu mengharapkan keburukan terjadi pada orang yang telah menyakitinya. Dan bukan kah Tuhan telah menyiapkan kesegeraan jawaban dari permintaan orang-orang yang teraniaya ? Tetapi bukan kah kita juga tidak boleh mendoakan keburukan bagi orang lain ? Mengapa tidak kita gunakan saja tersakitinya kita untuk permintaan yang baik bagi kita ? Janganlah memikirkan sesuatu yang tidak memuliakan, karena pikiran mu akan menjadi keyakinan mu. Kemudian keyakinan mu akan memilihkan untuk mu - kata-kata dan tindakan mu; padahal kata-kata dan tindakan mu lah yang menjadikan masa depan mu. Kita pahami, dalam-dalam : Bayangkan berapa banyak dan bagaimana dampaknya bagi diri kita yang terbantukan oleh besarnya perkenan Tuhan atas permohonan orang-orang yang menyayangi kita ? saat ini kita telah menyadari bahwa permintaan kita terbantukan oleh peran mulia saudara-saudara kita yang juga memohonkan kebaikan atas diri kita.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar