LooK-Think-Action
Pembentukan DEPHUT berdasar SK. Presiden N0.15 Tahun 1984
Visi-Departemen Kehutanan (UU. No.41 Tahun 1999) :
Visi-Departemen Kehutanan (UU. No.41 Tahun 1999) :
Terwujudnya lembaga kehutanan di Pemerintah sebagai penyelenggara Kehutanan yang menjamin kelestarian hutan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.
Misi-Departemen Kehutanan :
1. Menetapkan status wilayah tertentu sebagai kawasan hutan atau tidak
2. Mangatur / mengurus ( hutan, kawasan, dan hasil )
Visi-Subbid. Pengelolaan Sistem Jaringan :
Tersedianya Sarana Jaringan Komunikasi Data / Informasi yang Terintegrasi yang lengkap antara pusat dan daerah.
Tugas Subbid. Pengelolaan Sistem Jaringan (Pasal 539,2)
Melakukan penyiapan bahan rancangan kebijakan, standar, norma, pedoman, kriteria dan prosedur serta bimbingan teknis dan evaluasi di bidang penyiapan bahan pengelolaan sistem jaringan informasi kehutanan.
Jabatan Penelaah Pengelolaan Sistem Jaringan Data Kehutanan
1. Perencanaan SI dan Jaringan Komdat sesuai kebutuhan.
2. Pembangunan, pengembangan dan penelitian SI
3. Pemberian bantuan dalam rangka pelaksanaan program
telematika di daerah.
4. Bimbingan Teknis pendayagunaan dan penerapan TI
bekerjasama dengan pihak lain.
Keunggulan :
1. Baca/tulis, tahu, internet, koran, buku, menyenangkan, memukau dan sistematik
2. Sosialisasi, pengalaman, ajar, siaphut, sistematik dan jelas
3. Konseptor, pengalaman teori-praktek, ajar,siaphut, sistematik dan jelas
Kelemahan :
1. Kerjakeras lupa diri, sering sakit, jaringan, tim, problem
2. Komprehensif tidak tercapai, keterbatasan, sistem terintegrasi, tim, terlalu luas cakupan
3. Kelola belajar dan bekerja efektif, terbatas kemampuan, pemahaman, tak sesuai jadwal
Keberhasilan dalam Lima Tahun Terakhir :
Sosialisasi, Implementasi, Bimbingan Teknis, Rekonstruksi dan Pelatihan (Riau, 2005)
Kegagalan dalam Lima Tahun Terakhir :
Virus, koleksi data, standart format data, SDM tidak merata, belum ada kesamaan persepsi dan pemahaman, listrik tidak stabil, dan pemilihan provider.
Internet Koneksi Lambat ( troubleshooting )
Jaringan kompleks hingga sulit dijawab, beberapa jawaban yang dapat dilakukan adalah pertama, mengukur cepat tidaknya pipa koneksi dengan SMOKEPING, NETPERF, TTCP yang ada pada aplikasi SAA yang ada pada Cisco IOS. Kedua, BANDWIDTH yang habis, tidak ada lagi yang tersisa, seperti sebuah jalan yang macet, paket data mengantri melalui pintu gang yang sempit, solusi dengan aplikasi WEB CHACE seperti squid (tembolok). Sayangnya ia hanya menyelesaikan masalah jika jumlah CONTENT internet yang sering diakses itu cukup besar, solusi pamungkas menambah bandwidth. Ketiga, dari komputer si pengakses itu sendiri, virus worm, malware, spyware menjadi penyebab lambatnya akses komputer, baik disebabkan resource komputer itu sendiri, ataupun karena worm yang memancarkan paket-paket kecepatan tinggi, solusi update reguler sistem operasi, pemasangan aplikasi anti virus, apikasi spyware removal dan detector, penggunaan browser yang baik untuk mengurangi kemungkinan terkena penyakit.
Internet Koneksi Mati ( troubleshooting )
Dengan beberapa ketikan informasi dari switch, router, komputer dan LAN dapat dilakukan troubleshooting. Kesalahan konfigurasi deny sebuah port TCP/UDP pada sebuah firewall di tengah-tengah jaringan dapat menyebabkan sebuah service di server tidak dapat diakses oleh komputer lainnya. TCP/IP adalah satuan kecepatan transfer data berdasar lebar jalur koneksi.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar