Bagaimana dikenal lewat BERBICARA ?
Walaupun rata-rata umat manusia dibekali dengan kemampuan berbicara, namun tidak semua orang mampu berbicara baik di depan orang banyak atau kalayak. Berbicara dengan rapi dan lancar diselingi dengan improvisasi dalam bentuk humor dan sebagainya memerlukan kemampuan khusus.
Kata belum mengandung arti jika belum divokalisasi dan visualisasi. Naskah 7% mempengaruhi audience, vokal 38% dan visual 55% mempengaruhi audience. Sebagai contoh rasa kecut harus selaras antara ucapan, intonasi dan sikap. Hukum berbicara memukau adalah 4 verbal dan 1 gerak.
Ada beberapa tahapan untuk menjadi pembicara memukau :
1. Kuasai demam panggung, ubah energi negative menjadi positif
2. Pilih topic yang tepat, sesuai lingkungan
3. Menenukan ide dan informasi, dengan cara memberi contoh, kutipan, statistik, becerita, perbandingan, lebih kuat perbandingan dan garis besar
4. Menyusun materi, dimulai dari pemecah kebekuan dengan ide dan informasi, pembuka pembicaraan, isi atau interaktif dan penutup
5. Memulai pembicaraan dengan fakta, bertanya, joke, quote, point historik, menguji audience dengan wow, dan seterusnys
6. Mengakhiri pembicaraan dengan mengetahui tahapan, rangkuman, ulang point, rangkuman dan ulang point.
7. Hafalkan satu paragraf pembuka
8. Ambil ide besar, jangan kata
9. Membawa kertas supaya tidak blank
10. Jangan berlebihan, tetap antusiasme
11. Limit waktu tepat
12. Pantang ragu-ragu, tetap yakin
13. Siap sebelum anda bicara
14. Berbagi mata anda dengan audience
15. Catatan bila kepepet
16. Hindari kata-kata tak perlu hm...,ok...,ee....
17. Berbicara dengan dada busung
18. Munculkan rasa senang
19. Gunakan alat bantu
20. Berbicara cukup keras
21. Bila tidak tahu jawaban, catat dan jawab setelah pertemuan
22. Gunakan humor, joke, pakaian yang match, gerakan tubuh, kontak mata, gerakan tangan dan ekspresi muka.
23. Atur tinggi rendah suara, kecepatan sedang dan pemenggalan suara
24. Berbicara secara runtut, tertata dan tegas
25. Persiapan dan latihan
Kekuatan bicara didapatkan dari popularitas, pakar, kesukaan, senyum, kesan, gerakan tubuh, multipoint dan strategi. Analogi dibalik strategi berbicara , dapatkah sebuah botol kosong diisi dengan air apabila penutupnya tidak dibuka lebih dahulu ?
Langkah pertama adalah self building yang terdiri kepribadian, penampilan, vokal prima, kesehatan tubuh dan otak, wawasan dan point. Langkah kedua adalah skill induction terdiri dari ilmu komunikasi, ilmu personality manusia, ilmu sensorik manusia, ilmu otak dan rumus simpati. Langkah ketiga adalah deeping yang terdiri dari ilmu bicara, praktek terus di umum, dan timbulkan sebab untuk berbicara kapanpun dan dimanapun.
Pemindahan gelombang otak dapat dilakukan dengan pentingnya subyek, lucu dan hiburan, kesan atau ilustrasi, kutipan merangsang, hubungan keyakinan, pertanyaan merangsang, pujian, senyum.
Sifat manusia tidak suka yang monoton, buatlah naik turun atau ilmu alis. Audience kuat dapat dilakukan dengan cerita kuat, ulang pesan dengan bahasa berbeda, penekanan beda, cara beda dan akhiri dengan kuat. Jangan gunakan nafas dada tetapi nafas perut, dapat dibiasakan dengan pijat dan senam. Sensor bicara manusia dengan jantung yang menghadap keaudiens dan perlihatkan tangan sewajarnya.
Tidak ada manusia yang kaku yang ada saya yang flexibel, ada pribadi yang bersifat orang mendatangi orang dan ini saya, bagaimana menjadi simpati adalah keinginan sukses keinginan banyak orang, berikut langkah simpati adalah posisi tubuh terbuka, kontak mata, mimik ceria dengan senyum, salam dan sebut nama, tubuh condong ke depan, jabat tangan dan pancarkan energi positif.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar