Intrapreneur
Intrapreneur adalah penggerak kreatif untuk melakukan terobosan dengan singkat, cepat dan dapat diukur walaupun beresiko maupun tidak beresiko. Setiap memasuki dunia baru akan mengalami kesulitan, untuk sukses diukur tidak pada seberapa tinggi jabatan dan uang tetapi pada seberapa cepat bangkit ketika jatuh.
Bagaimana meraih bangkit dengan baik adalah dengan sugesti dari diri sendiri dan orang lain, pilihan baik dengan tindakan baik dan mencari jendela ilmu dan pengetahuan. Bagaimana dengan formula perubahan, umus pareto (80% usaha, 0 % hasil), perubahan dengan mencari atau fokus pengaruh yang 20 %, rumus typing point, perubahan besar dimulai dari yang sedikit (Nabi Muhammad dengan 4 pengikut, Nabi Isa dengan 12 pengikut).
Ketidak sempurnaan kyosaki (cash flow): Golongan pertama adalah mereka yang punya gaji dan beresiko tidak ada, Golongan kedua adalah mereka punya gaji lebih besar dengan skill dan ilmu tertentu seperti dokter, konsultan dsb., Golongan ketiga adalah mereka yang punya passive income atau saham, Golongan yang keempat adalah mereka enterprener atau owner, mereka mampu melihat ketidakpastian sebagai peluang dan mengexplore kesempatan dengan cepat, inovatif dan penuh keyakinan, Golongan ke lima adalah intraprener, mereka adalah yang rajin menempa diri dan bergaul.
Ada beberapa tips untuk menjadi intrapener sukses, pertama adalah belajar menangkap peluang sedari dini, dengan visualisasi dan imaginasi peluang dan ancaman , kedua adalah cepat dan panjang akal, ketiga adalah kepemimpinan yang besar yang seperti mamalia dan reptil / bengis dan hangat dan modal dasar kepemimpinan, keempat adalah berfikir positif untuk mengembangkan personal network dengan melihat karakteristik warna otak, kelima, kelilingi diri dengan sesama intrepreneur.
Bagaimana meraih bangkit dengan baik adalah dengan sugesti dari diri sendiri dan orang lain, pilihan baik dengan tindakan baik dan mencari jendela ilmu dan pengetahuan. Bagaimana dengan formula perubahan, umus pareto (80% usaha, 0 % hasil), perubahan dengan mencari atau fokus pengaruh yang 20 %, rumus typing point, perubahan besar dimulai dari yang sedikit (Nabi Muhammad dengan 4 pengikut, Nabi Isa dengan 12 pengikut).
Ketidak sempurnaan kyosaki (cash flow): Golongan pertama adalah mereka yang punya gaji dan beresiko tidak ada, Golongan kedua adalah mereka punya gaji lebih besar dengan skill dan ilmu tertentu seperti dokter, konsultan dsb., Golongan ketiga adalah mereka yang punya passive income atau saham, Golongan yang keempat adalah mereka enterprener atau owner, mereka mampu melihat ketidakpastian sebagai peluang dan mengexplore kesempatan dengan cepat, inovatif dan penuh keyakinan, Golongan ke lima adalah intraprener, mereka adalah yang rajin menempa diri dan bergaul.
Ada beberapa tips untuk menjadi intrapener sukses, pertama adalah belajar menangkap peluang sedari dini, dengan visualisasi dan imaginasi peluang dan ancaman , kedua adalah cepat dan panjang akal, ketiga adalah kepemimpinan yang besar yang seperti mamalia dan reptil / bengis dan hangat dan modal dasar kepemimpinan, keempat adalah berfikir positif untuk mengembangkan personal network dengan melihat karakteristik warna otak, kelima, kelilingi diri dengan sesama intrepreneur.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar