Sikap yang baik adalah sebuah lautan yang dalam dan luas. Dan hati yang seperti itu dapat menampung apapun; termasuk semua kegembiraan, kesedihan, kemenangan dan semua kekalahan kita. Dan dengan sikap yang baik, kita bisa bersabar dan tetap percaya bahwa dia yang khusuk dan berharap dalam kerja kerasnya, akan melihat pemenuhan dari janji bagi kemuliaan dirinya. Kita sama berhaknya dengan orang lain untuk mencapai kecemerlangan hidup, bahwa hidup yang cemerlang itu adalah hidup dalam kebaikan dan keberhasilan itu dicapai dari proses mendatangkan keberhasilan bagi orang lain. Berdirilah bersamaku, karena aku telah menjadikan diriku - pribadi yang pantas bagi yang aku inginkan. Walaupun engkau telah sampai dipintu pagar rumah masa depanmu, masih tetap ada kemungkinan engkau tidak diijinkan untuk memasukinya - bila engkau tidak tampil sebagai pribadi yang yang pantas memasukinya. Berdirilah bersamaku, karena aku selalu melebihkan yang kulakukan agar aku menjadi pribadi yang dilebihkan. Berdirilah bersamakuKatakanlah : Inilah aku, terimalah aku, sambut tanganku, karena keputusanku - aku menjadi pribadi yang baru, yang lebih kuat, yang lebih cemerlangBila Anda menyukai pekerjaan Anda, Anda menyukai diri Anda sendiri. Dan bila Anda menyukai diri Anda sendiri, Anda menjadi lebih menyenangkan bagi orang lain, dan orang lainpun menjadi lebih menyenangkan bagi AndaKita bisa meramalkan siapa diantara para sahabat kita yang akan mencapai kecemerlangan hidup, dengan memperhatikan setidaknya tiga hal berikut ini: Apakah dia memiliki ketertarikan yang kuat kepada sesuatu yang berguna ?
Apakah dia mengupayakan kemampuan terbaik untuk melakukan yang terbaik baginya itu ?
Apakah dia menuangkan keseluruhan jiwanya untuk menjadikan yang dilakukannya sebagai keuntungan bagi orang lain ? Bila Anda bersedia untuk melayani impian hati Anda dengan kecintaan untuk mendatangkan kebaikan bagi orang lain, Anda tidak perlu lagi meramalkan keberhasilan Anda. Dengannya keberhasilan adalah hak.
Apakah dia mengupayakan kemampuan terbaik untuk melakukan yang terbaik baginya itu ?
Apakah dia menuangkan keseluruhan jiwanya untuk menjadikan yang dilakukannya sebagai keuntungan bagi orang lain ? Bila Anda bersedia untuk melayani impian hati Anda dengan kecintaan untuk mendatangkan kebaikan bagi orang lain, Anda tidak perlu lagi meramalkan keberhasilan Anda. Dengannya keberhasilan adalah hak.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar